9 November 2025 - Sebagai upaya meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal, pemerintah Desa Mojomulyo bersama dengan mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Shiddiq Jember melaksanakan program pendampingan branding UMKM Desa. Program ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan daya saing bagu para pelaku usaha lokal. UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) menjadi roda penggerak di sektor perekonomian masyarakat desa Mojomulyo. Produk lokal seperti ikan bakar, ikan asap, kerupuk, dan tahu memiliki potensi besar yang terkandung, namun masih menghadapi kendala dalam hal pemasaran. Kebanyakan pelaku usaha lokal masih menggunakan cara tradisional sehingga jangkauan pasar penjualannya masih terbatas. Melihat kondisi ini, mahasiswa KKN berinisiatif dalam melakukan program branding produk, pendampingan pembuatan sertifikasi halal, dan digitalisasi produk. Program ini dirancang bagi pelaku UMKM dalam memperkuat visibilitas usaha mereka.

Salah satu langkah awal yang dilakukan ialah pembuatan banner. Fungsi banner adalah untuk menampilkan suatu produk serta ciri khas dari masing-masing UMKM. Selain pembuatan banner mahasiswa KKN juga membantu pembuatan lokasi usaha di Google Maps. Langkah ini dilakukan agar UMKM Mojomulyo lebih mudah ditemukan oleh para konsumen dari luar daerah. Penandaan lokasi dilakukan secara detail mencakup nama usaha, jam operasional, foto lokasi, dan deskripsi singkat layanan. Langkah berikutnya adalah pendampingan sertifikasi halal yang menjadi fokus utama dalam rangkaian program branding UMKM. Proses ini bertujuan memberikan jaminan keamanan dan kelayakan produk kepada konsumen. Setelah seluruh penguatan branding selesai, pemasangan plang penunjuk arah menuju lokasi UMKM menjadi bagian penting dari program ini. Plang menjadi infrastruktur penunjang, dimana tujuannya adalah mempermudah masyarakat dalam menemukan lokasi secara langsung ke pihak UMKM.

Bapak Edi Purwanto selaku kepala desa Mojomulyo menyambut baik program tersebut, dalam upaya mengembangkan UMKM desa. Salah satu pelaku usaha yang terlibat seperti ibu Mukhtar selaku penjual ikan segar serta ikan asap dan pak Sulistiono selaku penjual tahu, mengucapkan terima kasih, karena merasa terbantu karena kini usaha mereka memiliki identitas yang lebih jelas dan profesional yang menjadi modal penting menuju persaingan usaha yang lebih modern. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan, daya tarik serta pendapatan para pelaku UMKM. Keseluruhan program ini menjadi langkah nyata menuju desa yang maju dan berdaya saing di bidang ekonomi lokal yang bisa dikenal secara luas.